My Novel "The Other World of Blizamore" page 1

Suatu hari tinggallah seorang anak normal yang menjalani kesehariannya di Fakultas Kedokteran di Universitas Mahoko di Tokyo bernama Tanaka Bryan. Dia selalu bercita-cita akan menjadi seorang Dokter spesialis mata dimana dia ingin membantu adiknya bebas dari kebutaan yang ada. Dia memiliki 3 orang teman yang pertama Ester dia adalah gadis yang agak pucat teman sejurusan Bryan yaitu kedokteran, banyak teman-teman sekampusnya menggosipkan bila dia adalah keturunan Vampire. Yang kedua adalah Viviana, seorang gadis cantik yang ditaksir oleh Bryan-begitulah Tanaka Bryan biasa dipanggil- dan merupakan teman Bryan sejak kecil lebih lagi dia adalah mahasiswa akselerasi di fakultas Farmasi. Kemudian yang terakhir adala Alisa, dia adalah teman curhat Bryan dan Ester bila mereka berdua sedang ada masalah selain itu Alisalah yang menjadi tempat curahan hati Bryan soal Viviana karena Alisa adalah teman dekat Viviana, namun berbeda dengan Viviana, Ester dan Bryan yang berkuliah di jurusan keshatan Alisa berkuliah di jurusan Psikologi itu sebabnya dia paling pandai bicara diantar ketiga temannya itu. Hari ini adalah hari Jum'at tepatnya hari dimana Bryan selalu mengunjungi adiknya yang memiliki cacat mata sejak lahir bernama Mia. Mia dirawat dirumah sakit sejak berumur 8 tahun, sejak itu pula Mia tidak punya banyak teman sebaya tapi semua suster di rumah sakit Kataoko-tempat Mia dirawat- hampir semua mengenal Mia karena dia orang yang bersahabat. Hari itu nampak tidak biasa untuk Bryan karena cuaca begitu gelap ditambah lagi tugas yang diberikan oleh ibu Sanoko-salah satu dosen Histologi di Universitas Mahoko-. "Hemm, hari ini kakak terlambat 5 menit", Mia selalu hafal suara kakaknya saat Bryan membuka pintu, "Hahahahaha, iya sebelum kesini aku beli buah-buahan kesukaanmu yaitu pir kau suka kan" smbil menghela nafas Bryan menyodorkan sekantunh buah pir pada adiknya. "kakak bohong, untuk apa kakak beli buah pir kalau ibu selalu membawa buah pir ke rumah tiap ibu selesai mengajar", ucap adiknya dengan wajah yang sedikit cemberut, ibu Bryan dan Mia bernama Sakura dia adalah guru di SMA ternama di Tokyo bernama "Shizuku High School", karena kegemarannya makan buah pir hampir setiap hari Sakura membeli buah Pir setelah selesai mengajar dan biasanya buah yang dibawanya akan langsung habis dalam waktu 2 hari. "hahahahah iya, iya kakak mengaku bohong, tadi kakak harus menyicil tugas kuliah kakak, bagaimana kabar mu hari ini ??" tanya Bryan sambil mengambil dan mengupas kulit buah pir yang dibawanya. "aku baik-baik saja tapi apa kakak mau mengabulkan permintaanku",
"apa itu ??"

"coba kakak pergi ke atap rumah sakit ini aku hanya takut sesuatu terjadi di sana"
"kenapa bisa bilang begitu, tapiii baiklah asalkan kau makan habis buah pir yang kakak bawa dan segera istirahat ya"
"hahahaha baik,...baik... dasar kakak bawel nanti kubilangkan sama kak Viviana baru tau rasa"
sebelum pergi Bryan menaruh seluruh buah pir yang sudah dikupas ke piring dan memberikannya kepada adiknya.
"huh ada-ada saja memang ada apa ya di atap?!", meskipun tidak mau menghiraukan perkataan adiknya namun Bryan tetap pergi ke atap rumah sakit tersebut untuk memastikan semua baik-baik saja. Setibanya di atap Bryan melihat 2 orang wanita paruh baya sedang bertengkar dan tiba-tiba salah satu dari mereka mengacungkan tangan kanannya sambil berkata "bukalah gerbang dunia lain". Seketika awan hitam pun berkumpul menjadi satu dan saat itu juga Bryan menyadari bila salah satu wanita itu adalah ibu Sanoko dosen Histologinya, "ibu Sanoko... apa yang terjadi kenapa awan hitam berkumpul di atas wanita itu??" tanya Bryan sambil ketakutan dan ibu Sanoko yang sadar akan keberadaan Bryan berteriak "BRYAAAANN... cepat cari tempat berlindung gerbang dunia lain akan segera dibuka"
-to be continued-


0 Responses