well betapa terpuruknya minggu ini karena tugas~tugas~tugas~
gak selesai-selesai terkadang jadi berfikir mungkin gak se mahasiswa Indonesia punya libur sepanjang musim panas dan musim dingin seperti negara di Eropa dan bagian Barat sana hahahahah,,
khayalan bodoh si tapi di satu sisi memang pepatah habis gelap terbitlah terang itu emang benar yah bayangkan saja yang biasanya saja "kita" hanya bisa bicara selama 5 menit dalam seminggu kala itu kita bisa bicara selama 1 jam 45 menit 30 detik dan itupun karena suatu ketidaksengajaan hehehe,,
tapi saya sadar tak selamanya perbuatan kita benar yah bagaimana benar kalo rasa yang kita tujukan untuk seseorang yang sudah memiliki apalagi orang itu adalah yah sebut saja Rahman *eh kok jadi kayak nama dosen ya hehehe gak sengaja pak
yup saya sudah pernah menyampaikan padanya tapi entah berasa kita gak peduli aja atau pura-pura bodoh ups salah maksud saya itu saya bukan kita XD
hahaha bayangkan saja kalau saya dulu tidak pernah menyanjungnya seperti ini dan sekarang dia membuat senyum itu terbuka kembali setelah lama saya kubur dan saya persiapkan untuk orang yang kelak menemani hidup saya nantinya,, mungkin saya tersenyum tapi saya yakin bagaikan sebuah narkoba maka senyum ini pun hanya euforia semata dan kelak akan berubah jadi rasa sakit yang bukan main, tapi masa bodoh si hehe toh saya pun yakin kalau saya pun belum pantas untuk dia pun melihat dia yang yah bisa dibilang dapat mendapatkan ribuan pria yang jauh lebih baik dari saya mungkin seperti postingan blog saya yang lalu-lalu kalau saya sudah cukup senang ketika melihatnya tersnyum walaupun saya tahu itu ada jangka waktunya
belakangan yang kita omongkan hanyalah seputar pelajaran yah bayangkan dia memang pandainya bukan main bahkan ketika saya bicara soal matakuliah dengannya saya merasa makhuk farmasi yang paling bodoh -___-,, hahhaha tapi yah itulah dia segala kepolosan dan kejujuran yang sulit dilupakan ^_^
kian lama hal itu menjadi membuat saya sungkan sendiri ketika harus bertemu dengannya yap saya susah ketika akan menyapanya,, mungkin hati saya berkata kalau ini harus dihentikan mungkinkah saat rehabilitasi itu datang secepatnya hahaha i hope so agar saya pun tak terjebak dalam euforia bayangan ini,,
banyak orang bercerita soal masalah cinta kepada saya yah bayangkan saja dari sejak smp --> sma --> sampai masa kuliah seolah-olah saya jadi curhatan sahabat saya masalah cinta mereka --" tapi diri sendiri gak pernah bener masalah cinta XD
pun dari situ saya menyadari satu hal bila memang semakin berjalnnya waktu hal itu akan mendidik kita dalam berfikir mungkin ini pikiran bodoh dan gila maaf yah kalo agak rasis tapi banya pria yang gonta-ganti cewek tapi begitu dia menikah dia pun bs setia pada istrinya seumur hidup dia, tapi ada juga yang mendalami ta'aruf tapi akhirnya gagal juga tapi ada juga yang udah kenal sejak kecil sampai dewasa hingga pacaran akhirnya cerai juga tak menutup kemungkinan pun orang begitu kenal dan langsung menikah padahal sampai tua pun pernikahannya tanpa guncangan hingga kata cerai itu muncul,,
hal yang ingin saya sampaikan adalah ketika kita menanggapi sesuat yang namanya "hubungan" dengan sudut pandang yang berbeda maka akan menghasilkan buah yang berbeda pula begitulah rasanya ketika menanam sebuah bibit yang kita tanam di sebuah ladang petani yang meletakkan anjing di dalamnya dan siap memakan kita hidup-hidup ketika dia sadar bahwa majikannya sedang kecolongan,,
mungkin benar mungkin salah tapi satu komitmen saya,, saya tidak akan pernah mau merugikan orang lain bahkan kalau bisa biar rugi itu saya tempel di tubuh saya agar tak lari ke ladang orang
last word dari saya bukan berarti saya om-om yang mau menikah karena perkataan ladang jadi serasa kayak pernikahan hahahaha maksudnya
"relation doesnt mean u have love but mean u have energy to protect something"
