Mengalah tak selamanya Buruk

terkadang manusia diciptakan dalam keadaan seimbang,, ada menang dan kalah,, ada benar dan salah.. dan ada baik dan buruk,, mungkin kita tak pernah menyadari bahwa dalam jalnnya hidup keduanya sisi koin itu perlu berjalan berdampingan contohnya saja benar dan salah, sesuatu tidak akan pernah dikatakan benar jika kita tidak pernah melakukan hal yang salah,,

sesungguhnya kali ini saya ingin mengutip sebuah kata yang mungkin sebagian orang enggan melakukannya dengan segala ego motiv dan juga beberapa alasan lainnya untuk suatu hal yakni "mengalah",, kita tidak pernah tau memang sampai kapa kita akan ditakdirkan didunia ini lantas atas dasar apa kita menaikkan ego kita untuk suatu hal yang mungkin tak selamanya itu salah,, karena seperti yang saya katakan tadi sebuah keseimbangan itu butuh aksi dan reaksi seperti suatu kebenaran akan dinilai benar sesudah orang lain atau bahkan dirinya sendiri melakukan suatu kesalahan.. saya mungkin adalah seorang yang seringkali mengalah dalam beberapa hal namun entah mengapa secara jujur belakangan ego saya makin meninggi hingga rasa kesabaran ini terkikis oleh waktu...
saya pernah mengatakan kepada teman saya "sebenarnya manusia di dunia ini diciptakan sama dengan kapasitas jiwa yang sama hanya bagaimana ego kita yang mengikis kapasitas itu sehingga seolah-olah kita punya kapasitas yang jauh lebih kecil dibandingkan manusia lainnya"... namun saya belajar banyak hal dari arti sebuah mengalah,, dengan mengalah mungkin kita bisa membuat orang terdekat kita bahagia,, dengan mengalah mungkin kita bisa menghindari adanya pertengkaran bahkan mungkit pertengkaran dengan sahabat kita, dengan mengalah kita tidak pernah membayangkan kalau orang yang ada di sekitar kita yang mungkin tak bisa terbendung emsoinya dalam sebuah komunikasi bisa teredam....

sejujurnya mengalah itu indah walaupun terkadang itu sakit,, sakit jika kita tahu kita yang benar,, sakit jika ternyata kebahagiaan kitalah yang menjadi taruhannya, dan sakit apabila harus melihat ego kita terkikis begitu hebat karena rasa undur hati ini,,, mungkin saya belakangan menulis blog tentang sesuatu yang menyangkut hidup kita namun belakangan saya ingin membuat blog ini menjadi sarana memori,, memori yang akan membuat saya sendiri ingat bahwa saya pernah menulis ini dalam kondisi emosi yang stabil hingga emosi yang bahkan membuat persaan ini tak sanggup menanggung beban hidup,,
namun buat yang baca blog ini percaya deh karena insyaAllah saya dulu pernah merasakan betapa indahnya mengalah itu karena saat kita mengalah kita tahu bahwa kita telah menang,, menang dalam mengendalikan ego,, nafsu,, dan mungkin amarah yang bagai bomb waktu yang bisa meletus kapan saja

last word dari saya
"terkadang sesuat yang terlihat itu memang menjanjikan tapi pernahkah anda berfikir bahwa udara yang tidak pernah terlihat saja bisa memberikan kehidupan sampai saat ini maka jangan cepat menilai sesuatu dari apa yang terlihat"

Buah manis, tapi di ladang yang salah

well betapa terpuruknya minggu ini karena tugas~tugas~tugas~
gak selesai-selesai terkadang jadi berfikir mungkin gak se mahasiswa Indonesia punya libur sepanjang musim panas dan musim dingin seperti negara di Eropa dan bagian Barat sana hahahahah,,
khayalan bodoh si tapi di satu sisi memang pepatah habis gelap terbitlah terang itu emang benar yah bayangkan saja yang biasanya saja "kita" hanya bisa bicara selama 5 menit dalam seminggu kala itu kita bisa bicara selama 1 jam 45 menit 30 detik dan itupun karena suatu ketidaksengajaan hehehe,,
tapi saya sadar tak selamanya perbuatan kita benar yah bagaimana benar kalo rasa yang kita tujukan untuk seseorang yang sudah memiliki apalagi orang itu adalah yah sebut saja Rahman *eh kok jadi kayak nama dosen ya hehehe gak sengaja pak

yup saya sudah pernah menyampaikan padanya tapi entah berasa kita gak peduli aja atau pura-pura bodoh ups salah maksud saya itu saya bukan kita XD
hahaha bayangkan saja kalau saya dulu tidak pernah menyanjungnya seperti ini dan sekarang dia membuat senyum itu terbuka kembali setelah lama saya kubur dan saya persiapkan untuk orang yang kelak menemani hidup saya nantinya,, mungkin saya tersenyum tapi saya yakin bagaikan sebuah narkoba maka senyum ini pun hanya euforia semata dan kelak akan berubah jadi rasa sakit yang bukan main, tapi masa bodoh si hehe toh saya pun yakin kalau saya pun belum pantas untuk dia pun melihat dia yang yah bisa dibilang dapat mendapatkan ribuan pria yang jauh lebih baik dari saya mungkin seperti postingan blog saya yang lalu-lalu kalau saya sudah cukup senang ketika melihatnya tersnyum walaupun saya tahu itu ada jangka waktunya

belakangan yang kita omongkan hanyalah seputar pelajaran yah bayangkan dia memang pandainya bukan main bahkan ketika saya bicara soal matakuliah dengannya saya merasa makhuk farmasi yang paling bodoh -___-,, hahhaha tapi yah itulah dia segala kepolosan dan kejujuran yang sulit dilupakan ^_^
kian lama hal itu menjadi membuat saya sungkan sendiri ketika harus bertemu dengannya yap saya susah ketika akan menyapanya,, mungkin hati saya berkata kalau ini harus dihentikan mungkinkah saat rehabilitasi itu datang secepatnya hahaha i hope so agar saya pun tak terjebak dalam euforia bayangan ini,,
banyak orang bercerita soal masalah cinta kepada saya yah bayangkan saja dari sejak smp --> sma --> sampai masa kuliah seolah-olah saya jadi curhatan sahabat saya masalah cinta mereka --" tapi diri sendiri gak pernah bener masalah cinta XD
pun dari situ saya menyadari satu hal bila memang semakin berjalnnya waktu hal itu akan mendidik kita dalam berfikir mungkin ini pikiran bodoh dan gila maaf yah kalo agak rasis tapi banya pria yang gonta-ganti cewek tapi begitu dia menikah dia pun bs setia pada istrinya seumur hidup dia, tapi ada juga yang mendalami ta'aruf tapi akhirnya gagal juga tapi ada juga yang udah kenal sejak kecil sampai dewasa hingga pacaran akhirnya cerai juga tak menutup kemungkinan pun orang begitu kenal dan langsung menikah padahal sampai tua pun pernikahannya tanpa guncangan hingga kata cerai itu muncul,,
hal yang ingin saya sampaikan adalah ketika kita menanggapi sesuat yang namanya "hubungan" dengan sudut pandang yang berbeda maka akan menghasilkan buah yang berbeda pula begitulah rasanya ketika menanam sebuah bibit yang kita tanam di sebuah ladang petani yang meletakkan anjing di dalamnya dan siap memakan kita hidup-hidup ketika dia sadar bahwa majikannya sedang kecolongan,,
mungkin benar mungkin salah tapi satu komitmen saya,, saya tidak akan pernah mau merugikan orang lain bahkan kalau bisa biar rugi itu saya tempel di tubuh saya agar tak lari ke ladang orang

last word dari saya bukan berarti saya om-om yang mau menikah karena perkataan ladang jadi serasa kayak pernikahan hahahaha maksudnya
"relation doesnt mean u have love but mean u have energy to protect something"

Dunia Tak Selamanya Berputar Untuk Kita

Dunia Tak Selamanya Berputar Untuk Kita yah mungkin itu adalah ungkapan yang tepat untuk kita dan sekedar sharig saja kalo lebih baik kita memang jangan menyombongkan diri karena pada hakekatnya di mata Tuhan kita bukanlah siapa-siapa. Ketika harus melakukan sesuatu kita tak pernah menduga akan bertemu banyak kendala, masalah, musibah atau apalah namanya mungkin ceritanya banyak curhatnya jadi darpada nanti udah baca panjang lebar ternyata curhatan doan langsung deh saya ingetin buat tancap gas dari blog ini gan hahahaha,,

oke pertama hal yang membuat saya berfikir demikian adalah mengapa orang yang paling tidak ingin saya dekati di dunia ini saat ini malah harus jadi partner saya dimana secara tidak langsung saya harus berkomunikasi, rapat, diskusi dan melakukan aktivitas-aktivitas lainnya dengan yah sebut saja X hahaha berasa kayak penjahat aja ya :P
yah seengaknya meski demikian saya harus berprofesional dengannya,,, saat urusan "sesuatu" mungkin saya bisa berbincang dengannya seolah tidak ada masalah batin yang saya pendam dengannya, namun ketika kembali ke kehidupan sebenarnya kembali rasa benci dan dendam itu muncul kembali sehingga saya harus menjauhi Mr. X :P. mau gimana lagi saya emang dibuat tidak berkutik sama Tuhan,, ibaratnya saya sudahmakan buah simalakama makannya pelajaran yang saya ambil dari peristiwa itu emang jangan pernah percaya 100 % kepada siapapun apa lagi sahabat beh semua orang itu hanya manusia ibarat sebuah wadah besi, maka besi itupun akan berkarat juga jika terus menerus disiram oleh air sama seperti waktu kita bersahabat


*Maaf sensor lupa mau nulis apa*

Back to Real Dream

hemm rasanya sudah satu abad blog ini dianggurin hehe
hemm tapi karena kesibukan saya belakangan emang menguras waktu pikiran dan tenaga -->
hahahaha sok sibuk si banyak sebenernya kalo diinget2 even yang udah saya laluin well termasuk proposal, dan kegiatan2 gak penting yang menyita waktu yah bs diartikan sendiri lah :P,,
tapi belakangan sering diingetin sama film2 Raditya Dika haha yah maklum salah satu penggemarnya bahkan disetiap dia sebagai komik aku kagum sama apa yang dikatain dia yah bayangin aja dari sebuah kalimat yang keliatan "bego", bisa jadi itulah realita hidup yang ada hahahaha
yup sembari liat itu kadang gak sadar saya jadi kebawa nada bicaranya Radit -_-
yah kayak pembawaanya sebagai orang jakarta dengan bilang "gw", yang bahkan sampai saat ini tu bahasa masuk kamus bahasa jawa apa saya juga kurang ngerti masak iya itu masuk bahasa jakarta,, yah tapi secara yang penting agak kurang pantes juga si kalo diucapin sama saya orang Surabaya,,,, wkwkwkwk

meski gitu kayaknya itu jadi budaya hahaha
well belakangan aku juga baca sebuah artikel yang sebenere bukan artikel atau lebih tepatnya forum hehe di kaskus tentang bahaya seseorang mengatakan kata "ciye" XD
sempet ngakak awalnya tapi belakangan jadi agak mengena ke kehidupan sendiri yah ahahahaha
bayangin aja dikomik itu bercerita tentang seorang cewek yang selalu di"ciye" sama orang yang dia suka tapi orang yang dia suka gak sadar dan malah nge"ciye"in dia sama orang lain al hasil hingga kecil--dewasa--samapi nikah pun akhirnya cewek itu malah nikah sama orang yang di"ciyei" oleh sicowok in dan baru sadar ketika si cowok ini dapat surat kalau si cewek suka sama si cowok yah intinya si check this out aja XD
http://www.kaskus.co.id/thread/53302998bfcb171c118b484a

yah di situ deh awl mula saya ngeliat ceritanya XD
tapi kalo dipikir2 emang jauh lebih senang bukan jika melihat orang yang kita syangi tersenyum bahagia karena apa yang kita lakukan untuk dia tanpa dia harus tau apa saja yang selama ini kita berikan buat dia,,
yah semakin difikir anugerah Tuhan yang satu ini memang kadang sulit dipahami mungkin Einstein aja gak akan pernah mikir masalah ini sampai muluk2 biar dia bs jadi penemu XD

terkadang omongan atau obrolan ini saya dengar berulang-ulang tanpa paham bagaimana mempraktekkannya hahaha saya pun juga merasa bgg kalo dpikir2 heehehehe,,,
tapi at least setelah kembali ke dunia nyata yang penuh sesak denga perkuliahan, keblingsatan teman-teman sekelas dan tentunya mencekiknya deadline2 yang tidak bisa tersebut satu2 yang jelas

"i'll be proud wherever i live, i'll be happy whatever will be happened and i always smile whenever it makes u smile"