new life for better mevement

yah setelah sekian lama tidak mengisi bloh sekarang mulai ada waktu senggang untuk menorehkan cerita penatku yang sudah lama saya pendam hahaha

sebenarnya belakangan memang mulai krisis kepercayaan kepada orang yah mau bagaimana lagi orang yang saya anggap sebagai sahabat saya satu-satunya juga tidak bisa memberi ekspektasi yang lebih,, "senyum" itu adalah hal yang bisa saya lakukan kemarin-kemarin namun semakin senyum itu saya lemparkan padanya bagai mengalami cardiac arrest bertubi-tubi melihat setiap step yang diberikan,, menangis dari hati yang terdalam,, kecewa adalah kata yang hanya bisa saya pendam saat ini,, sempat termakan perkataan orang tua saya yang mengatakan "untuk apa ikut organisasi itu lagi toh apa yang kamu lakukan untuk temenmu itu gak ada apa-apanya kan" dalam hati hanya bisa berkata "maaf bu saya sudah terlibat janji dan termakan oleh komitmen saya sendiri"

binggung tapi yang namanya manusia itu harus tough kan sampai saya memutuskan untuk mencoba menjadi orang yang apatis, penuh dendam dan emosi,,
mungkin saya sudah menjadi orang yang tak peduli pada pekerjaan saya, teman-teman saya, namun satu hal yang membuat saya masih bertahan di fakultas farmasi itu,, adalah orang tua, keluarga dan diri saya sendiri,,
untuk apa urusi orang yang tidak pernah melihat kita ada bukan, hanya capek hati, capek pikiran dan capek waktu padahal waktu adalah barang yang sangat berharga,, dan itulah yang terjadi pada saya satu semester yang lalu terniang semua usaha bersama masalah didalamnya saat saya harus menjadi panitia KPU, saat saya harus menjadi alumni LKMM-TM,,

sebuah bisikan kecil berkata kepada saya "lantas kenapa tidak kau ceritakan semua pada orang yang bersangkutan agar masalah menjadi clear??" hahaha andai itu mudah bagi saya pasti sudah sejak dulu bahkan dulu aku sempat menjanjikan kepada beliau tentang apa saja yang saya alami pada saat saya menjadi KPU namun "TIDAK" karena dalam lubuk hati saya yang terdalam saya tidak ingin dikasihani begitu ula saya melakukan semua itu karena saya percaya pada beliau akan membawa farmasi lebih baik dan tentu sampai sekarang saya tidak ingin membuat kemenangan suci beliau terenggut oleh dendam dan emosi yang saya rasakan pada saat itu,,

tertohok, mungkin,, sakit, sudah pasti,,
tapi itu semua untuk orang yang saya figurkan bahkan hingga akhir tahun 2012 yang lalu saya masih mengagumi beliau sebagai sosok pemimpin yang hebat namun sekarang semua hanya tinggal sebuah abu yang tak mungkin berdiri tegak dan hanya menunggu waktu untuk tertiup angin,,

mundur adalah kata-kata yang kuat yang bergejolak paling kuat di hati saya,, tapi saya akan berusaha menjaga amanah tanpa harus membakar emosi saya untuk orang-orang yang terlibat didalamnya, itulah alasan kuat saya sekarang untuk tetap "DIAM",, soo yes munggkin kata-kata yang pernah disampaikan teman saya untuk saya saat itu adalah kata-kata yang mujarab bagi saya "silent is gold"
better keep silent than you try to express your emotion
sampai sekarang yang saya lakukan hanya bisa diam sampai api emosi yang membakar saya ini padam karena waktu, meski saya tidak tahu sampai kapan karena api ini adalah api yang paling besar yang pernah saya alami,, dan satu pesan saya untuk semua teman yang merasakan api emosi saya saya hanya bisa bilang padamkan dengan air yang kalian punya atau jauhi api yang sedang menyala ini itu adalah pilihannya

soo last quotes from me
"if you believes to someone maybe you must be prepare for make you hurt, and if you believes to yourself meybe you must be prepare for every consequence you got"