|
sebuah kenyataan saat kita menyadari adanya sebuah penyakit di diri kita tapi tak bisa kita ungkapkan di orang sekitar kita dan perasaan itu membuat kita makin sesak,,,
yah saya menyadari penyakit ini sudah timbul sejak masa SMP,, tepatnya saya kurang tahu, tapi yang pasti saya cuman muak dengan orang yang dari dulu ada didekat kita tapi tidak pernah mengerti dan mau tahu dengan apa yang terjadi pada saya.....
egois kah saya?? mungkin iya,, tapi saya cuman berharap terkadang ada orang yang bisa melihat semuanya bukan dari sudut pandang "terbaik" tapi dari sudut pandang saya......
yah penyakit ini memang bukan fisik yang mungkin sebagian orang akan bilang biasa saja dan hadapi aja karena semua memuliki masalah tapi percayalah belakangan ini saya menyadari apa yang pernah dilakukan orang dalam upaya bunuh diri itu bukanlah hal bodoh tapi hal yang wajar ketika orang terdekat mereka tidak pernah menyadari apa yang terjadi pada mereka....
saya mengalami gangguan jiwa,, saya tidak tahu pastinya apa,,, karena saya tidak pernah berkonsultasi langsung dengan dokter kejiwaan tapi saya tahu pasti karena emosi saya selalu tidak stabil karena sesuatu yang tidak pasti,, terkadang senang,,, terkadang marah,,, terkadang sedih,,, mungkin sekarang adalah puncaknya dimana saya sudah muak menjadi manusia penurut, manusia baik hati, manusia yang sabar, manusia yang mau mengalah, manusia yang terlihat tanpa masalah,,,
karena,,,,,,,,,,,
mereka selalu melihat apa yang saya hasilkan tanpa melihat usaha saya,,
mereka selalu mengecam kelalaian yang saya lakukan tanpa melihat sudah berapa kali saya melakukan hal yang benar,,
mereka selalu melihat kesalahan-kesalahan saya terlebih dahulu tanpa melihat kesalahan-kesalahan yang pernah mereka lakukan,,
mereka akan selalu melihat saya sebagai strata paling rendah yah adik, anak bungsu, dan seorang pria di keluarga tanpa jabatan :)
untuk apa saya selalu senyum kepada mereka,,
untuk apa saya selalu mengabdi mereka,,
untuk apa saya selalu mendengarkan mereka,,
untuk apa saya menghormati mereka,,
untuk apa saya harus memikirkan mereka,,
Tuhan jika memang takdir saya harus berakhir di dosa yang paling kau mungkari untuk melepaskan beban hidup mereka,, mungkin saya rela dan saya akan ikhlas terjun ke nerakamu untuk kebahagiaan dunia mereka,,,
Tuhan salahkah saya jika saya ingin mereka tahu kalau saya punya beban yang mereka tidak pernah menyadari seberapa besar beban itu hanya karena saya terlihat menjengkelkan di depan mereka dan selalu tertawa layaknya manusia normal,,,
Tuhan saya tahu satu hal jika mendoakan mereka adalah kewajiban,, tapi mengapa saya merasa ini tidak adil jika mereka hanya melihat apa yang ada didepan mereka tanpa melihat betapa banya hal yang saya lakukan cuman untuk membuat satu yah mereka gembira dan bangga pada saya,,
Tuhan saya tahu saya hanya berada distrata paling bawah di keluarga tapi ijinkanlah saya untuk menitip pesan ini jika memang umur saya akan berakhir sebelum mereka,,,, "maaf saya gagal menjadi seseorang yang engkau banggakan"
sudah lama rasanya saya tidak bercerita di blog ini hanya karena kesadaran saya mulai berkurang,, belakangan ketika masalah kejiwaan itu muncul nyatanya saya mulai melakukan hal yang pada umumnya dilkaukan oleh orang penderita kejiwaan lainnya,,, Tuhan kalu saya memang hanya beban ijinkan saya segera berpulang ke rumah-Mu saya tidak kuat Tuhan,,,
yah saya menyadari penyakit ini sudah timbul sejak masa SMP,, tepatnya saya kurang tahu, tapi yang pasti saya cuman muak dengan orang yang dari dulu ada didekat kita tapi tidak pernah mengerti dan mau tahu dengan apa yang terjadi pada saya.....
egois kah saya?? mungkin iya,, tapi saya cuman berharap terkadang ada orang yang bisa melihat semuanya bukan dari sudut pandang "terbaik" tapi dari sudut pandang saya......
yah penyakit ini memang bukan fisik yang mungkin sebagian orang akan bilang biasa saja dan hadapi aja karena semua memuliki masalah tapi percayalah belakangan ini saya menyadari apa yang pernah dilakukan orang dalam upaya bunuh diri itu bukanlah hal bodoh tapi hal yang wajar ketika orang terdekat mereka tidak pernah menyadari apa yang terjadi pada mereka....
saya mengalami gangguan jiwa,, saya tidak tahu pastinya apa,,, karena saya tidak pernah berkonsultasi langsung dengan dokter kejiwaan tapi saya tahu pasti karena emosi saya selalu tidak stabil karena sesuatu yang tidak pasti,, terkadang senang,,, terkadang marah,,, terkadang sedih,,, mungkin sekarang adalah puncaknya dimana saya sudah muak menjadi manusia penurut, manusia baik hati, manusia yang sabar, manusia yang mau mengalah, manusia yang terlihat tanpa masalah,,,
karena,,,,,,,,,,,
mereka selalu melihat apa yang saya hasilkan tanpa melihat usaha saya,,
mereka selalu mengecam kelalaian yang saya lakukan tanpa melihat sudah berapa kali saya melakukan hal yang benar,,
mereka selalu melihat kesalahan-kesalahan saya terlebih dahulu tanpa melihat kesalahan-kesalahan yang pernah mereka lakukan,,
mereka akan selalu melihat saya sebagai strata paling rendah yah adik, anak bungsu, dan seorang pria di keluarga tanpa jabatan :)
untuk apa saya selalu senyum kepada mereka,,
untuk apa saya selalu mengabdi mereka,,
untuk apa saya selalu mendengarkan mereka,,
untuk apa saya menghormati mereka,,
untuk apa saya harus memikirkan mereka,,
Tuhan jika memang takdir saya harus berakhir di dosa yang paling kau mungkari untuk melepaskan beban hidup mereka,, mungkin saya rela dan saya akan ikhlas terjun ke nerakamu untuk kebahagiaan dunia mereka,,,
Tuhan salahkah saya jika saya ingin mereka tahu kalau saya punya beban yang mereka tidak pernah menyadari seberapa besar beban itu hanya karena saya terlihat menjengkelkan di depan mereka dan selalu tertawa layaknya manusia normal,,,
Tuhan saya tahu satu hal jika mendoakan mereka adalah kewajiban,, tapi mengapa saya merasa ini tidak adil jika mereka hanya melihat apa yang ada didepan mereka tanpa melihat betapa banya hal yang saya lakukan cuman untuk membuat satu yah mereka gembira dan bangga pada saya,,
Tuhan saya tahu saya hanya berada distrata paling bawah di keluarga tapi ijinkanlah saya untuk menitip pesan ini jika memang umur saya akan berakhir sebelum mereka,,,, "maaf saya gagal menjadi seseorang yang engkau banggakan"
sudah lama rasanya saya tidak bercerita di blog ini hanya karena kesadaran saya mulai berkurang,, belakangan ketika masalah kejiwaan itu muncul nyatanya saya mulai melakukan hal yang pada umumnya dilkaukan oleh orang penderita kejiwaan lainnya,,, Tuhan kalu saya memang hanya beban ijinkan saya segera berpulang ke rumah-Mu saya tidak kuat Tuhan,,,
"Many peopple just sayning, Many peopple just judge, Many peopple jast blame, but.. only you and GOD who know what your life is"





